Perang Dayak Dan Madura Here
Suku Dayak dari berbagai daerah di Kalimantan bersatu, bahkan memunculkan mitos dan fenomena "Mandau Terbang" serta Panglima Burung, yang memperkuat solidaritas etnis Dayak.
Dampak dari kerusuhan ini sangat menghancurkan bagi kedua belah pihak, terutama warga migran Madura. perang dayak dan madura
—remains one of the most intense and studied instances of communal violence in modern Indonesian history Suku Dayak dari berbagai daerah di Kalimantan bersatu,
: Penyerangan terhadap rumah warga Madura di Jalan Padat Karya menjadi titik awal kekerasan yang merembet luas. 2. Jalannya Konflik Suku Dayak merasa bahwa suku Madura telah mengambil
Kota Sampit , Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Namun, kehadiran suku Madura di Kalimantan Barat tidak disukai oleh suku Dayak. Suku Dayak merasa bahwa suku Madura telah mengambil alih lahan pertanian dan sumber daya alam mereka. Selain itu, suku Dayak juga merasa bahwa suku Madura tidak menghormati adat dan budaya mereka.